Mengurus Visa Visitor Inggris / United Kingdom

Seharusnya postingan blog kali ini diisi dengan kelanjutan postingan Rekomendasi Akomodasi. Tapi karena selama beberapa minggu terakhir ini saya mulai direcoki dengan persiapan trip 31 hari kalender di Eropa yang rencananya terjadi di Oktober 2016, jadi postingan blog rekomendasi akomodasi akan saya pending dulu dan saya isi dengan persiapan trip panjang saya yang pertama ini *bow.

Di trip kali ini saya bukan hanya mengunjungi negara-negara yang bisa ditembus dengan visa Schengen saja, tapi juga berencana untuk mengunjungi negara pangeran William yaitu Inggris a.k.a United Kingdom. Karena Inggris ini sangat eksklusif dan terasa semakin eksklusif dengan memutuskan untuk keluar dari EU, jadi tidak bisa ditembus dengan bermodalkan visa Schengen saja, otomatis saya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengurus visa Inggris-yang-harganya-lebih-mahal-dari-visa-Schengen.

Ada mitos yang mengatakan kalau mengurus pengajuan sendiri visa Inggris itu ribet. Setelah dijalani, ternyata tidak seribet yang dibayangkan kok. Serius. Hanya saja memang harus mau meluangkan waktu untuk mengurus dokumen persyaratannya. Paling tidak luangkan waktu 2-3 minggu untuk menyiapkan dokumen-dokumen tersebut.

Untuk mengurus visa Inggris, pengajuan tidak dilakukan di kedutaan seperti pengajuan visa pada umumnya. Pihak Visa dan Imigrasi Inggris bekerja sama dengan VFS Global untuk masalah pengajuan visa. VFS Global Indonesia sendiri berlokasi di 3 kota, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Tapi bagi yang ingin mengajukan visa Inggris selain lokasi yang ada di Jakarta akan dikenakan biaya tambahan sebesar GBP 55. Untuk detil lokasi bisa dilihat di web VFS Global.

Dokumen Persyaratan

Untuk daftar dokumen apa saja yang disiapkan sebenarnya mudah dicari, website imigrasi Inggris pun sudah mencantumkan dengan jelas persyaratan apa saja yang dibutuhkan. Banyak juga artikel ataupun blog yang membahas tentang persyaratan pengajuan visa Inggris.

1. Paspor

Dokumen persyaratan yang sangat mendasar dan utama adalah paspor. Tanpa paspor, jangankan terbang jauh ke Inggris, menyebrang ke Timor Timur pun tidak bisa. Sertakan paspor asli beserta fotocopynya. Fotocopy bagian identitas dan juga halaman yang sudah pernah terisi visa negara lain. Pastikan paspor yang digunakan memiliki tanggal expired minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan. Kalau masa berlaku sudah kurang dari 6 bulan, disarankan segera mengganti paspor. Jika sudah pernah mengganti paspor, sertakan juga fotocopy paspor lama sebagai dokumen pendukung untuk memperlihatkan travel history. Jadi jangan lupa untuk mengisi formulir permintaan kembali paspor lama kepada pihak imigrasi ketika dalam proses penggantian paspor.

2. Bukti Keuangan

Untuk dokumen pendukung yang satu ini bisa berupa surat referensi dari bank (dalam bahasa Inggris), copy buku tabungan untuk menunjukan keuangan minimal dalam 3 bulan terakhir, ataupun slip gaji dari perusahaan. Kalau memiliki bisnis sendiri juga bisa melampirkan copy ijin usaha.

‘Kalau masih sekolah atau mahasiswa yang belum punya penghasilan sendiri bagaimana?’. Tenang, tidak perlu panik berlebihan. Bisa menyertakan bukti keuangan orangtua atau siapapun yang bertindak sebagai penyandang dana. Asalkan bisa memberikan bukti yang menunjukan hubungan dengan orang tersebut dan menyatakan kalau orang tersebut memang bertindak sebagai penyandang dana.

Banyak rumor di luar sana mengatakan agar visa diapprove harus memiliki dana sekian puluh juta. Tapi sebenarnya website dari Imigrasi Inggris pun tidak menyebutkan secara pasti berapa minimal saldo yang harus dimiliki. Lebih baik main logika saja. Lakukan riset berapa biaya hidup, seperti biaya makan dan akomodasi per hari dikali dengan berapa hari akan stay di Inggris. Tidak lupa melihat juga berapa biaya transportasi yang dibutuhkan. Sesuaikan jumlah tabungan dengan jadwal perjalanan yang disusun. Jangan menyusun jadwal ambisius dengan pindah-pindah kota atau menginap di hotel bintang 5 berharga jutaan rupiah per malam padahal saldo tabungan pas-pasan.

3. Surat Keterangan Kerja / Studi

Jika kamu adalah seorang karyawan atau mahasiswa yang bekerja / sekolah di Indonesia, sertakan surat keterangan kerja / studi dari perusahaan atau sekolah dalam bahasa Inggris. Surat ini diperlukan untuk memastikan bahwa kita akan kembali ke negara asal, tidak akan menetap ataupun menjadi TKI ilegal di sana. Bingung apa yang harus ditulis di surat ini? Bisa lihat contohnya di bawah ini

Surat Keterangan Kerja Schengen

4. Copy KTP, KK, dan Akta Lahir

Dokumen yang satu ini adalah salah satu dokumen terlama yang saya urus karena persyaratan yang dicantumkan untuk dokumen yang tidak dalam bahasa Inggris harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah (sworn translator). Ribet? Iya. Lahir dan tinggal di Indonesia pasti dokumentasinya dalam bahasa Indonesia. Tapi di jaman serba canggih dokumen kependudukan seperti ini bisa diubah ke bahasa ibu dari negara lain, jadi tidak perlu dibuat pusing. Banyak jasa penerjemah tersumpah bertebaran di mana-mana dan pengurusannya bisa hanya dilakukan melalui email. Daftar penerjemah terpercaya bisa dilihat di siniSaya sendiri memakai jasa dari Worldnet Translation Service (email: worldnet.andrew@gmail.com) dengan biaya Rp. 80,000 per lembar belum termasuk ongkos kirim. Waktu pengerjaan 4 hari kerja dan hasil dokumen bisa dikirimkan lewat jasa kurir. Bagi yang sudah menikah, sertakan juga copy akta nikah yang juga diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai dokumen pendukung.

5. Print out Tiket Pesawat & Booking Penginapan

Dokumen ini kalau di web Imigrasi Inggris sendiri adalah dokumen opsional. Tidak diminta kalau tidak ditanyakan. Tapi daripada tidak disiapkan tapi ditanyakan petugas, lebih baik disiapkan saja. Untuk tiket pesawat sepertinya jarang urus visa tapi belum beli tiket. Tiket pesawat ini tidak harus memperlihatkan keberangkatan atau pulang ke Indonesia. Petugas tidak menanyakan tiket pesawat saya yang berangkat dari Kuala Lumpur dan tidak ada tiket dari Indonesia ke Kuala Lumpur. Untuk booking penginapan, jika merasa tidak yakin visa akan disetujui atau tidak, ataupun masih belum fix menginap di mana, bisa lakukan booking di penginapan yang memiliki fasilitas free cancelation.

Pada website Imigrasi Inggris disebutkan kalau ada syarat untuk menyertakan pas foto berwarna ukuran 3.5×4.5cm dengan latar belakang warna putih. Saya sendiri sudah menyiapkan pas foto ini. Tapi ternyata foto saya dikembalikan oleh petugas yang menerima aplikasi saya. Saya pikir apa spesifikasi foto saya salah? Tapi mas-mas pendiam itu tidak mengatakan 1 patah kata pun. Mungkin karena kemarin sedang bulan Ramadhan jadi si mas manis itu berubah jadi pendiam. Ternyata setelah diselidiki, mulai tanggal 23 Maret 2016 pas foto ini sudah bukan lagi barang wajib yang harus disertakan bagi aplikan yang akan diambil data biometriknya.

Untitled

Saya juga mempersiapkan jadwal perjalanan saya selama di Inggris nanti. Dokumen ini sebenarnya opsional, tapi saya ingin menunjukan kalau saya serius ingin pergi ke negara mereka. Saya memang bukan tipe yang senang mempersiapkan dummy itinerary untuk pengajuan visa negara manapun. Semua saya susun seperti kondisi benar-benar sudah siap pergi dan jadwal sudah fix. Jadi ketika visa sudah di tangan, saya tidak buru-buru membuat itinerary yang fix ataupun terlalu banyak bongkar pasang jadwal.

Mengajukan Permohonan Visa Online

Setelah semua dokumen persyaratan sudah terkumpul, sekarang saatnya untuk membuat pengajuan visa secara online. Berbeda dengan pengajuan visa negara lain seperti Jepang, Korea Selatan ataupun Schengen yang menggunakan formulir manual, Inggris sudah 1 langkah lebih maju dengan menggunakan teknologi online untuk formulir permohonan visa mereka.

Untuk mengisi formulir pengajuan ini diwajibkan untuk membuat akun terlebih dahulu di web Visa4UK.  Cukup mengisi data pribadi, kontak, serta membuat password, di bagian Register an Account dan setelah itu email verifikasi akun pun akan dikirimkan melalui email. Setelah mendapatkan akun, silahkan lakukan log in.

Untitled

Untuk memulai langkah pengajuan permohonan visa, bisa klik bagian ‘Apply for Myself’ jika ingin mengajukan untuk diri sendiri dan ‘Apply for Someone Else’ jika tujuannya untuk membantu orang lain untuk mengajukan visa Inggris.

Untitled

Setelah klik tombol ‘Continue’ kita akan diarahkan untuk mengisi terlebih dahulu ‘Applicants Detail’, yaitu nama, email, nomor paspor, sampai ke tanggal berapa akan berencana sampai di Inggris. Kemudian silahkan untuk memilih jenis visa apa yang ingin diajukan dan jawab 3 pertanyaan singkat seperti di bawah ini.

Untitled

Setelah membuat aplikasi, kita akan mendapatkan nomor referensi dan siap untuk mengisi formulir permohonan secara online. Klik ‘Go To Application’ dan silahkan mengisi data yang harus dilengkapi. Data yang diisi ini cukup banyak. Tapi kalau tidak sempat mengisi semuanya, aplikasi online ini bisa menyimpan data yang sudah diisi sebelumnya dan bisa melanjutkan mengisi datanya di kemudian hari sampai status aplikasi menunjukan ‘Complete’ karena tidak bisa membuat janji untuk mengumpulkan berkas di kantor VFS jika statusnya masih ‘Incomplete’ .

Untuk mengisi data di aplikasi ini cukup mudah karena hanya informasi dasar saja dan pastinya bisa dijawab. Hanya mengenai data pribadi, travel history, data keluarga, dan data pekerjaan serta pendapatan. Tidak perlu khawatir salah menjawab karena kalau ingin merubah jawaban masih bisa dilakukan walaupun data sudah disimpan, asalkan belum menekan tombol ‘Confirm Application’.

Untitled

Setelah mengisi data pribadi, saatnya untuk mengisi data mengenai rekam jejak perjalanan sebelumnya. Cukup banyak pertanyaan yang menguras jiwa dan tenaga diajukan di sini, seperti pernah mendapatkan visa dari UK, UK overseas territories dan commonwealth country selama 10 tahun terakhir atau tidak, pernah ditolak masuk UK atau tidak, detail negara yang pernah dikunjungi selama 10 tahun terakhir, sampai ke pertanyaan semacam pernah terlibat dalam mendukung kegiatan teroris di suatu negara atau tidak. Pertanyaan yang menurut saya agak nyeleneh, karena teroris jenis mana yang mau mengaku kalau dia adalah teroris?

Untitled

Jika data travel history sudah selesai diisi, silahkan dilanjutkan mengisi data keluarga. Bagian ini tidak perlu saya jelaskan panjang lebar ya. Kalau KK sudah di tangan, silahkan mencontek dari KK. Pertanyaan yang ditanyakan hanya mengenai pasangan (bagi yang sudah menikah), orang tua dan memiliki tanggungan atau tidak.

Untitled

Tahapan selanjutnya adalah mengisi data mengenai pekerjaan, pendapatan, serta rencana biaya yang akan dikeluarkan selama berada di Inggris. Untuk pertanyaan yang jawabannya berupa sejumlah uang, pastikan jawaban yang diberikan sudah dalam hitungan poundstreling (GBP).

Untitled

Untuk pengisian data selanjutnya hanya diisi jika diperlukan, yaitu ‘kepentingan apa yang akan kamu lakukan di Inggris?’. Jawab secara jujur, padat, dan singkat. Tidak perlu bertele-tele. Kalau murni untuk liburan, jawab saja untuk liburan. Kalau ingin menyebutkan pergi ke kota mana saja juga bisa, tapi tidak perlu terlalu detil. Di bagian ini juga ditanyakan jika memiliki keluarga atau teman di Inggris. Tapi untuk bagian ini hanya berlaku jika mereka adalah pihak yang mengundang atau mensponsori perjalanan kita tersebut. Kalau memiliki teman yang tinggal di Inggris tapi tidak punya hubungan apa-apa di dalam liburan kita itu, kosongkan saja.

Untitled

Bagian selanjutnya, Medical Treatment, ini sepertinya tidak perlu saya bahas panjang lebar dan berikan screenshotnya. Bagian ini hanya diisi kalau pernah melakukan perawatan medis di Inggris. Kemudian di bagian Additional Information, bagian ini diisi jika ingin menambahkan sesuatu yang belum ditanyakan di bagian sebelumnya. Untuk meyakinkan pihak Imigrasi kalau tidak akan menggembel dan jadi sampah masyarakat selama di sana, bisa diisi dengan pekerjaan apa yang dilakukan di negara sendiri. Bagian ini tidak wajib diisi, jadi kalau mau dikosongkan juga tidak dosa.

Sampai sini sudah boleh bernafas lega karena pengisian aplikasi online sudah 90% selesai. Jika semua data sudah selesai diisi, maka kotak-kotak di sebelah kiri yang awalnya berwarna hitam akan berubah warna menjadi hijau. Kalau masih ada yang berwarna merah, artinya ada yang belum lengkap diisi. Jangan lupa untuk cek dan ricek kembali semua data yang sudah diisi.

Sudah yakin semua data diisi dengan benar dan lengkap? Tinggal klik ‘Confirm Application’ kemudian dilanjutkan dengan ‘Sign Declaration’. Setelah itu saatnya untuk membuat janji pertemuan dengan pihak VFS Global. Tanggal dan jam ini adalah waktu untuk mendatangi VFS Global untuk menyerahkan dokumen persyaratan yang sudah saya bahas sebelumnya.

Untitled

Tidak seperti pengajuan visa pada umumnya dimana pembayaran visa dilakukan ketika kita sudah menyerahkan dokumen di kedutaan, untuk visa Inggris ini pembayaran biaya visa dilakukan secara online setelah kita menentukan tanggal dan jam pertemuan dengan VFS Global. Pembayaran hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit, baik Visa maupun Mastercard. Biaya visa pada saat saya mengajukan aplikasi adalah USD 132. Harapan saya semoga ke depannya Inggris mau terbuka dengan pilihan metode debit atau bahkan bayar di tempat.

Setelah pembayaran berhasil dilakukan, akan ada konfirmasi yang akan dikirimkan oleh pihak VFS melalui email. Sampai sini berarti sudah boleh sedikit bernafas lega. Setelah ini hal yang harus dilakukan adalah mencetak konfirmasi janji dengan VFS, formulir aplikasi yang sudah diisi secara online, serta menyusun rapi dokumen persyaratan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Mendatangi Kantor VFS Global Sesuai dengan Janji

Langkah terakhir dari pengajuan visa Inggris adalah mendatangi kamtor VFS Global sesuai dengan tanggal dan jam yang sudah ditentukan sendiri pada saat mengajukan visa secara online. Untuk lokasi Jakarta, kantor VFS Global yang menangani visa Inggris terletak di lantai 2 mall Kuningan City. Aplikan baru diijinkan masuk 10 menit sebelum jam yang ditentukan.

Di balik pintu masuk kita akan disambut dengan satpam yang tegas tapi ramah. Siapkan surat konfirmasi dan paspor. Setelah itu petugas akan meminta kita untuk mematikan semua alat elektronik dan meminta untuk membuka tas untuk diperiksa. Setelah selesai dengan segala urusan keamanan dan masuk ke dalam ruangan, petugas akan menanyakan kita berurusan dengan negara mana. Jangan heran jika diberikan pertanyaan itu karena VFS Global memang tidak hanya sebagai agen perantara visa untuk Inggris saja. Di lantai 2 ini Inggris harus berbagi dengan negara lain seperti Australia dan Dubai. Tidak perlu takut salah masuk antrian karena setiap negara punya loket sendiri dan nama negara terpampang jelas di setiap loketnya.

Setelah mendapatkan nomer antrian dari petugas, cukup duduk manis sampai nomor antrian kita dipanggil. Begitu nomor antrian kita dipanggil, maju ke loket untuk menyerahkan dokumen. Jika dokumen dan persyaratan yang diserahkan sudah lengkap, petugas akan memberikan kertas sakti yang nantinya harus dibawa untuk mengambil paspor yang sudah selesai diproses. Selanjutnya petugas akan meminta untuk menunggu sampai nama kamu dipanggil untuk pengambilan data biometric, yaitu foto dan pengambilan sidik jari secara elektronik.

Selepas pengambilan data biometric maka proses pengajuan visa sudah selesai. Tinggal menunggu informasi proses aplikasi sudah selesai atau belum, ditambah juga mules-mules-grogi menunggu kepastian visa diterima. Untuk berapa lama visa diproses, rata-rata visa selesai dalam waktu 15 hari kerja. Tapi bisa juga lebih cepat atau lebih lama dari itu. Untuk saya sendiri sudah mendapatkan info kalau paspor sudah bisa diambil 8 hari kerja setelah penyerahan dokumen. Untuk pengambilan paspor bisa dilakukan sendiri ataupun diwakilkan. Jika diwakilkan, jangan lupa untuk membuat surat kuasa bermaterai serta pastikan yang diberikan kuasa juga membawa fotocopy KTPnya dan KTP kamu pada saat pengambilan.

Kalau merasa tidak percaya diri atau justru tidak percaya apakah VFS Global melakukan pekerjaan mereka dengan baik atau tidak, bisa menggunakan layanan SMS tracking untuk memantau visa sudah sampai di proses apa. Tapi fitur ini tidak memberikan informasi visa diterima atau tidak ya. Hanya sekedar informasi paspor sudah sampai di mana. Layanan SMS ini bisa didapatkan dengan membayar biaya tambahan sebesar Rp. 25,000.

Lumayan panjang juga postingan saya yang satu ini. Yaaahh..karena proses pengajuan visa Inggris ini memang lumayan panjang. Thank to pengisian aplikasi online itu sebenarnya. Semoga postingan ini bisa membantu kalian yang sedang galau maju mundur ingin ke Inggris tapi masih takut ribet di visa. Percayalah..mengurus pengajuan visa secara mandiri tanpa bantuan travel agent, negara manapun, tidak seribet yang dibayangkan. Kalau ada yang perlu ditambahkan atau ditanyakan, don’t hesitate to ask me or have a comment in comment section ya.

Advertisements

2 thoughts on “Mengurus Visa Visitor Inggris / United Kingdom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s